Teknologi untuk Mengembangkan Usaha Kecil Menengah

usaha kecil menengah

Dukungan teknologi saat ini mutlak dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis, tidak terkecuali mereka yang bergerak di sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) usaha kecil menengah di Indonesia, karena pesatnya perkembangan teknologi telah merambah ke berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi, usaha kecil menengah kuliner, industri serta bisnis yang erat kaitannya dengan UKM.

Sebelum membahas lebih jauh tentang pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan UKM, ada baiknya untuk mengenal sektor bisnis yang saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat dak menjadi pilar dari perekonomian di Indonesia yaitu Usaha Kecil Menengah.

Sekilas Tentang UKM

Sebagaimana ditulis oleh M.Tohar dalam bukunya yang berjudul “UKM”, definisi dari Usaha Kecil Menengah adalah usaha dengan status kepemilikan perseorangan, baik berbadan hukum maupun tidak dengan kekayaan bersih (tidak termasuk tanah dan bangunan untuk tempat membuka usaha) senilai tidak lebih dari Rp.200 juta dan total penjualan bersih pertahun maksimal Rp.100 juta.

UKM yang terkadang juga disebut UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perekonomian masyarakat karena keberadaannya berjalan seiring dengan laju perkembangan dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia sejak dahulu kala. Usaha kecil menengah yang menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Bahkan, sektor UKM inilah yang mampu bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi paling dahsyat yang pernah melanda Indonesia yaitu saat krisis ekonomi yang terjadi pada penghujung jatuhnya rezim Orde Baru, dimana pada saat itu banyak perusahaan-perusahaan besar yang terpuruk.

Dalam melakukan tata kelola, UKM pada umumnya dijalankan dengan sistem tradisional yang sederhana, mulai dari proses produksi, manajerial sampai dengan pasca produksi. Para pelaku UKM cenderung mengandalkan kerja keras serta keuletan dan hanya sebagian kecil saja yang mengadopsi sentuhan teknologi dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

usaha kecil menengah di indonesia

Minimnya pemanfaatan teknologi tersebut sudah barang tentu harus secepat mungkin direvolusi, mengingat besarnya peran UKM dalam membangun perekonomian Indonesia. Sebab ke depan, Usaha Kecil Menengah diharapkan dapat mampu bersaing dalam menghadapi perdagangan bebas regional dan dunia, pasca bergabungnya Indonesia dalam ACFTA (Asean China Free Trade Agreement) serta posisi Indonesia yang menjadi bagian dari MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Besarnya peranan UKM dalam membangun perekonomian Indonesia dapat dilihat data Kementrian Koperasi, dimana saat ini jumlah UKM di Indonesia sudah lebih dari 56,53 juta unit dan telah memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto sebesar 59,08 persen.  Tidak hanya itu, dari sektor penyerapan tenaga kerja, kontribusi Usaha Kecil Menengah telah mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 107 juta orang atau sekitar 97,16 persen.

Dengan melihat kondisi itulah menjadi sangat wajar jika semua pihak utamanya pemerintah turut berperan aktif dalam mendorong UKM untuk dapat semaksimal mungkin memanfaatkan teknologi guna menjalankan dan mengembangkan usaha yang mereka bangun.

Lantas, peran apa saja yang membutuhkan kehadiran teknologi dalam upaya untuk mengembangkan Usaha Kecil Menengah?

Berikut beberapa Teknologi untuk Mengembangkan Usaha Kecil Menengah:

  • Promosi Produk dan Jasa

Kemajuan teknologi memungkinkan promosi produk dan jasa dapat dilakukan dengan lebih mudah dan lebih murah baik promosi secara offline seperti brosur, spanduk, billboard, media cetak, radio dan televisi maupun promosi secara online seperti penggunaan blog, offical website dan media sosial. Bahkan aktifitas promosi dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa dibatasi oleh jarak, ruang dan waktu.

Pemilik Usaha Kecil Menengah wajib memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produknya, setidaknya memahami kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis promosi yang memanfaatkan kehadiran teknologi, agar dapat menekan biaya promosi seminimal mungkin dengan daya jangkau yang seluas-luasnya.

  • Membangun Relasi Bisnis

Kemajuan teknologi menjadikan komunikasi dapat dilakukan dengan begitu mudah sehingga kerjasama dengan investor, rekan bisnis maupun customer dapat dilakukan dimana saja. Bahkan meeting dan teleconference dengan mitra bisnis bisa dilangsungkan tanpa membutuhkan ruang khusus dan tidak harus saling bertatap muka karena bisa disiasati lewat videocall.

Itu sebabnya penguasaan aplikassi untuk berkomunikasi wajib dikuasai seperti penggunaan WhatsApp, messenger, line, BBM, Skype, Youtube serta aplikasi yang lain, baik yang menggunakan perangkat mobile maupun yang ditanamkan pada PC atau laptop.

usaha kecil menengah yang sedang booming saat ini
  • Mengatur Keuangan

Jika dulu untuk membuat laporan keuangan pada buku besar butuh waktu berjam-jam karena menggunakan cara manual dan konvensional, maka dengan kehadiran teknologi pembuatan laporan keuangan perusahaan dapat dilakukan dengan lebih singkat lewat penggunaan microsoft office, GnuCash, Money Manager Ex, TurboCASH, Wave, NCH Express Invoice, VT Cash Book, serta berbagai software akuntansi yang lain.

Tidak hanya lebih cepat dalam pembuatan laporan keuangan, kehadiran teknologi juga memungkinkan pemilik Usaha Kecil Menengah untuk lebih bijak dalam memanage keuangan perusahaan. Karena dengan memanfaatkan software managemen, kita dapat memantau keluar masuknya keuangan, membuat laporan keuangan secara instant, mengontrol jumlah hutang perusahaan, memberikan pertimbangan pada aktifitas pembelanjaan, dan fungsi yang lain. Sehingga dengan memanfaatkan teknologi, ibarat memiliki asisten keuangan pribadi.

  • Mengontrol Jalannya Bisnis

Jalannya roda bisnis Usaha Kecil Menengah dapat dengan mudah dikontrol dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Lewat teknologi pengawas jaringan seperti Radmin kita dapat mengawasi bisnis kapanpun dan dimanapun, mengendalikan karyawan, melihat aktifitas online yang dilakukan karyawan, serta yang lain.

Bahkan aktifitas perusahaan dapat dikontrol selama 24 jam dengan menggunakan aplikasi CCTV yang dihubungkan ke smartphone untuk mengetahui setiap sudut tempat kerja dan setiap aktifitas yang dilakukan karyawan. Tidak hanya aktifitas yang ada di tempat kerja saja yang dapat dikontrol tapi juga proses distribusi produk dengan menggunakan GPS Tracking.

Sehingga manakala produk tidak terdistribusi sebagaimana mestinya, kita sudah langsung dapat mengetahui tanpa harus melakukan pengecekan barang di gudang atau menunggu laporan dari customer.

  • Menjaga Keamanan

Keamanan perusahaan dari Usaha Kecil Menengah baik secara fisik maupun non-fisik dapat terjaga dengan baik lewat penggunaan teknologi. Menjaga keamanan perusahaan secara fisik dapat dilakukan lewat penggunaan CCTV berikut aplikasi yang terhubung ke smartphone. Sedang keamanan non-fisik bisa dalam bentuk pengamanan data perusahaan agar dapat terjamin dan terhindar dari kerusakan dengan menyimpannya dalam bentuk file soft copy ke dalam komputer, laptop, smartphone, hardisk eksternal maupun USB.

Pengamanan data perusahaan tidak hanya dapat dilakukan secara offline tapi juga dilakukan secara online dengan memanfaatkan cloud storage yang disediakan google drive, dropbox, serta cloud storage yang lain. Penyimpanan data secara online ini bahkan dinilai lebih aman dibandingkan dengan cara offline karena kemungkinannya sangat kecil data tersebut akan terhapus atau dicuri oleh pihak lain.

  • Membangun Jaringan Secara Global

Jaringan internet yang semakin mudah untuk diakses, membuat Usaha Kecil Menengah dimungkinkan untuk dapat menjalankan usahanya di lingkungan global tanpa dibatasi oleh wilayah, baik dalam hal pemasaran maupun dalam membangun jaringan bisnis.

Hal itu pula yang membuat startup bisnis usaha kecil menengah yang sedang booming saat ini banyak bermunculan dalam beberapa tahun terakhir, karena aktifitas yang mereka lakukan juga dapat diakses dari luar negeri begitu juga dari sisi pendanaan. Peluang tersebut semestinya dapat ditangkap oleh para pengusaha usaha kecil menengah yang menjanjikan,  sehingga dengan aktifitas bisnis yang mereka lakukan bisa mendatangkan investor dari luar. Itulah beberapa peran dari teknologi dalam upaya untuk mengembangkan Usaha Kecil Menengah. Sehingga pemanfaatan teknologi di usaha kecil menengah kota dan desa wajib dilakukan agar pilar perekonomian di Indonesia ini dapat terus tegak berdiri bahkan menjadi semakin kuat.

Gravatar Image
Penulis dan praktisi keuangan yang menyukai marketing, IT dan sepakbola. Rutin menulis di Dunia Keuangan dan berbagai media lainnya. Berpengalaman lebih dari 10 tahun sebagai profesional di dunia keuangan. Situs pribadi: SiminKing.com

Leave a Reply